:..Tepat pukul 23.47 ibuku meraung-raung membangunkan ku
Tina tlg dlu bacoke kupingku ni ad apo,,,suara ny terdengar lirih sangat
menyayat hati, sembari sesenggukan
Aku yg tengah tidur sontak melompat bangun dari kasurku,
Ad ap mak? (Dengan mata yang masih menahan kantuk ku terbangun paksa)
Ini ad yg masuk kekupingku, ngigit sakit nn,,, ia menjelaskan sembari
meremas ujung rambutnya,,
Sdh dikasi obat?
Sdh td bpak yg ngasiny, makin sakit. Tlg baco-bacoke dlu,,,
sembari terus menangis ibu memohon padaku
Dengan keadaan sempoyongan Kuajak duduk dan kuraih kepala ibuku,
Aku kebingungan harus membacakan ayat apa untuk meringankan sakit ditelinga
ibuku,
sontak kubacakan alfatiha 3 kali dan kuhembuskan ketelinga nya dan kuharap ampuh
dgn ridho Allah
mampu menghentikan rasa sakit ny,
lagi pula aku bingung harus apa di tengah kondisi data internet tengah
habis,
sebab biasanya jika ada yang tak ku tahu aku akan segera membuka internet
uk mencari tahu
tapi sialnya malam itu data internet ku sedang habis
waktu terus berjalan sementara ibuku terus meraung dan menangis,
Dadaku sesak ikud merasakaan sakit yg ibuku rasakan,
tak terasa aku Ikud menangis,,, sementara bibirku tak henti mengaungkan
kalimat takbir dan tahmid pelan
namun risok (banyak)
Kuharap tuhan menghilangkan rasa sakitnya saat it jg detik it juga,,,
ouh tuhan mataku sontak mengembun dan mengalirkan airmata melihat makhlukmu
yg paling aku cintai diatas bumi ini
terus meringis kesakitan
Aku limbung bingung harus apa,, malam it rasany ingin kepeluk ia erat ,
melihat tangisny btp kurasakan betapa sadisny
hewan it menyiksa ibuku,,
Kulihat jemari ibuku terus menekan nekan telinga nya berharap serangga it
segera keluar, namun nihil,
ia tak kunjung keluar, yg ada ibuku terus merintih kesakitan,,,
Jgn dipencet2 mak nambah ngigit dio, bkn ny keluar,, suaraku tlah berubah
terdengar parau,, krna tak sanggup melihatny
Tapi sakit nn rasony ngigit dio,, ini la duo kali waktu it laba2 masuk ke
kupingku tp dak ngigit,
nah ini sakitny sampai ubun2 ,, jemari ibu terus meremas2 ujung rambutnya
Cerita ibu membuatku bergidik merinding tlah ada dua jenis hewan yg pernah
singgah kedalam telinganya
Karna tak tega melihatnya aku bangkit untuk mengambil segelas air,,,
sini mak cb kito siram kupingny siapa tau dio keluar ikud banyu,
lantas kusiramkan ktelinga ibu perlahan,,
kutuangkan air itu hingga tiga kali berharap memilih cara ganjil dpt
mempermudah dan mempercepat sakit it hilang
ibu mulai nampak tenang, ibu meminta uk ku menyiramkan air lagi hingga
genap 6 kali,,
baru ku lihat agak tenang,,,
sementara aku masih sibuk mencari senter uk melihat keliang telinga ibuku
hewan ap yg tengah masuk it,
kami menduga nya semut namun ia tak kunjung menampakkan diri
Melihat ibu mulai tenang barulah jantungku yg sedari td bertabuh ramai dan
keringatku mengucur deras, pun sedikit mereda
Jujur aku kepanasan mencoba menahan diri uk mennyalakan kipas, karna
khawatir ibu kedinginan sementara
keringat ku terus mengucur,
Kami menunggu ia tak knjung keluar, demi Allah serangga apapun it aku tdk
ridho ia menyakiti ibuku
Dari peristiwa ini dpt ku fahami betapa hikmah sunnah rasulullah uk
mengibas tempat tidur sebelum tidur
memang a sangat lah bermanfaat kaya akan hikmah,
it yg sll ku amalkan menjelang
tidur, agar semua penganggu ditempat tidur enyah, baik it pasir maupun serangga
2 kecil,,,,
masha Allah Allahu akbar,,, semoga peristiwa malam ini membuat kami dapat
menarik hikmah bahwa betapa agungny
sunnah rasulullah,
Simak
perkataan al-Qursyi berikut :
حدثنا
أبي، حدثنا هشيم بن إسماعيل بن أبي خالد
عن قيس بن أبي حازم قال:
ما من فراش يكون في بيت مفروشا لا ينام عليه أحد إلا نام عليه
الشيطان…
“Tidak
ada satu kasur pun yg tergelar di dalam suatu rumah yg tidak ditiduri oleh
manusia, kecuali SETAN AKAN TIDUR DI ATAS KASUR ITU…”
(Akamul
Marjan fi ahkamil Jaan hal.150)
Nah jika tidak ingin tidur kita disinggahi oleh makhluk-makhluk yang tidak
kita inginkan baik itu serangga maupun setan,
mari sama-2 kita terapkan sunnah
rasu yag sederhana namun luar biasa hikmahnya ini jika kita mau mentafakkuriny,


Tidak ada komentar:
Posting Komentar