Aku bangga terlahir menjadi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)
.
.
Aku bangga lahir menjadi HMI
karena disana aku banyak belajar tentang Islam walau memang belum semua aku lakoni.
.
Aku bangga lahir menjadi HMI
karena disana aku belajar berkompetisi,
Walau memang tidak akan selalu menang di arena bertanding, namun kami menjunjung tinggi arti idealisme walaupun sudah di akuisisi
.
Aku bangga menjadi HMI
walau isinya terkadang penuh kecurangan senior yang penuh ambisi pribadi yang tak kunjung berpuas diri
.
Aku bangga menjadi HMI
karena dari sana aku banyak belajar tentang ilmu memimpin, walau sering kali gagal dalam memimpin diri sendiri
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena disana aku merasa tidak hidup seorang diri sebab banyak memiliki teman dari segala pejuru negeri
.
Aku bangga menjadi HMI
karena dari sana aku dapat menjalin keakraban dengan mereka yang duduk di parlemen sebagai penguasa negeri,,,
.
Aku bangga menjadi HMI
Walau kadang juniorny seakan jumawa merasa pintar sendiri dan tidak tahu diri.
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena dari sana aku belajar bangkit dari kantuk dengan mengaduk segelas kopi atau berdiri untuk tahajjud walau it terjadi hanya sekali pada arena LK1 malam tadi...
.
.
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena HMI adalah barang berharga yang tak ternilai bagi kami,,
.
Jika tidak berharga mana mungkin orang yang tidak lulus LK1 it lantas beramai ramai juga membusungkan dada memaksa untuk diakui dan melegitimasi diri, sendiri jika
"aku ini HMI"
.
HMI sejati lahir dari kecintaan Haqiqi
Walau diawali dari ajakan seorang teman.
Walau diawali dengan rasa malas dan terpaksa berlebihan saat dikarantina,
Walau diawali kabur-kaburan saat Lk1
Tapi kecintaan kami tetap lah utuh sebagai garda terdepan mewujudkan cita-cita nya yang Mulia sebagai pewujud "terbinanya insan akademis pencipta pengabdi yang bernafaskan Islam yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah swt"
.
.
.
Aku bangga lahir menjadi HMI
karena disana aku banyak belajar tentang Islam walau memang belum semua aku lakoni.
.
Aku bangga lahir menjadi HMI
karena disana aku belajar berkompetisi,
Walau memang tidak akan selalu menang di arena bertanding, namun kami menjunjung tinggi arti idealisme walaupun sudah di akuisisi
.
Aku bangga menjadi HMI
walau isinya terkadang penuh kecurangan senior yang penuh ambisi pribadi yang tak kunjung berpuas diri
.
Aku bangga menjadi HMI
karena dari sana aku banyak belajar tentang ilmu memimpin, walau sering kali gagal dalam memimpin diri sendiri
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena disana aku merasa tidak hidup seorang diri sebab banyak memiliki teman dari segala pejuru negeri
.
Aku bangga menjadi HMI
karena dari sana aku dapat menjalin keakraban dengan mereka yang duduk di parlemen sebagai penguasa negeri,,,
.
Aku bangga menjadi HMI
Walau kadang juniorny seakan jumawa merasa pintar sendiri dan tidak tahu diri.
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena dari sana aku belajar bangkit dari kantuk dengan mengaduk segelas kopi atau berdiri untuk tahajjud walau it terjadi hanya sekali pada arena LK1 malam tadi...
.
.
.
Aku bangga menjadi HMI
Karena HMI adalah barang berharga yang tak ternilai bagi kami,,
.
Jika tidak berharga mana mungkin orang yang tidak lulus LK1 it lantas beramai ramai juga membusungkan dada memaksa untuk diakui dan melegitimasi diri, sendiri jika
"aku ini HMI"
.
HMI sejati lahir dari kecintaan Haqiqi
Walau diawali dari ajakan seorang teman.
Walau diawali dengan rasa malas dan terpaksa berlebihan saat dikarantina,
Walau diawali kabur-kaburan saat Lk1
Tapi kecintaan kami tetap lah utuh sebagai garda terdepan mewujudkan cita-cita nya yang Mulia sebagai pewujud "terbinanya insan akademis pencipta pengabdi yang bernafaskan Islam yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah swt"
.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar