Tepat tgl 1 02 2020
H-1 menghadiri acara zuad dik lely dan akak dayat yang jatuh pada tanggal 02 02 2020, tanggal idaman buat para calon penggantin yang mengidamkan tabggal cantik untuk hari walimahnya
Ka dayat adalah orang yang sejauh ini aku kenal sangat ulet dalam bekerja dan usaha, tak kenal waktu dan tepat memang suami idaman😄
Begitu pun lely, walau tidak segiat dan segesit ka dayat lely pun adalah sosok pembelajar itu berkat dukungan akak dayat yang tak kenal lelah mensuport
Uww gol couple banget ya 😆😆😍
Aku berangkat ke desa ulak kemang menggunakan angkutan bus tua, yang kelihatannya sudah berumur puluhan tahun,
.
Terlihat sama tua nya dengan bus angkutan kertapati - Km 12 dipalembang yg dulunya menjadi sering ugal ugalan dijalan dengan house musik kencang memekakan telinga yang juga menjadi sarang copet ini sekarang sudah punah dugusur transportasi online dipalembang
Alhamdulillah jangan?,,,
.
Walau sebetulnya aku sudah pernah berkunjung ke ulak kemang dusunnya lely, tapi karna aku orangnya pelupa akut,
aku berangkat membersamai mita sebagai penunjuk jalan
Mitha adalah teman ku di organisasi angka tiga digit yang katanya organisasi terbesar dan tertua di Indonesia itu.
.
.
Kami sudah cukup lama berteman sejak dari masa aktif kuliah hingga kini sudah sama- sama berkerja pada bidangnya sendiri
Aku mengajar disekolah dan mitha bekerja sebagai staf icmi
.
Karna aku ingat mita satu desa dengan lely tentu saja mudik di acara nikahan lely hal mutlak yang harus dia lakukan lebih-lebih dia dan lely sudah berteman sejak lama.
Jauh lebih dulu sebelum mengenalku...
Aku dan mita duduk bersebelahan pada pintu depan dekat dengan pintu keluar masuk,
Walau jangkauan jarak tidak terlalu jauh ternyata juga memiliki tempat pemberhentian sejenis Rest Area aku biarkan mita pindah duduk ke bangku depan
Karna sejak tadi kulihat tubuh kecilny nampak terhimpit tubuhku yang bongsor😅😅.
.
Ouh yaa agaknya bis yang kami tumpangi ini tidaklah seperti bis mudik seperti yang kubayangkan biasanya,,
bis ini bukan dipenuhi penumpang manusia saja melainkan lebih banyak
dipenuhi barang titipan berupa sembako
tidak seperti bis lain yg mengutamakan penumpang manusia,,
.
Jadinya bis sebesar ini hanya berisikan 12 orang saja beserta supir & kernet
Yang biasanya dulu dipalembang sesak akan manusia..
.
Saat perjalanan berlanjut bis berhenti naik 3 pemuda ada yang membawa gitar dan
membawa sejenis alat musik krecek dan satuny membawa bungkusan permen yang dilipat terbalik
.
Apalagi tujuannya jika bukan mengamen, lagu yang mereka bawakan adalah lagu religi nisa sabyan entah apa sebabnya mereka memilih lagu itu,
Namun biasanya para pengamen sangat peka terhadap sasaran
Saat sasaran tidak berjilbab mereka membawakan lagu pop.sedang saat sasaran berjilbab apalagi jilbab panjang maka lagu religi menjadi lagu wajib
(Ini serius aku perhatikan selama ini)
.
Kuberikan beberapa koin yang aku ingat terdapat dalam tas .
.
Ah rasany sdh lama aku tdk menjumpai pengamen dari bis ke bis seperti ini
.
Seingatku tahun 2016 adalah tahun akhir aku menggunakan Bis kota sebagai transportasi
Terakhir saat masih aktif kekampus sebelum menggunakan sepeda motor😂😂
.
Dipertengahan jalan ada seorang pria setengah baya naik ke bis dengan pakaian yg kelihatan kumal kotor penuh tanah liat
.
.
Agaknya tidak hanya aroma tubuh laki-laki it yang mengusik hidungku
Ditambah sebatang rokok yang dihisapnya pun menambah kegabutan didalam bis siang itu
Nampak santai sekali kulihat dia menghisap rokok yang asapnya nampak mengepul kelangit langit bis kami membuat susana semakin pengap
Aku yang sejak tadi mual menjadi semakin ingin muntah setelah menghirup bau asap rokok+ bau badan laki- laki itu
.
Kufikir dengan kondisi seperti ini perokok kota lebih memiliki tata krama dihadapan perokok pasif seperti kami,
kasarnya harus aku sebut perokok yang aku temui kali in sedikit tidak faham akan cara menghisap rokok yang beradap dihadapan perempuan utungnya aku duduk ditepi bis hingga sesekali ku buang muka keluar bis untuk menarik nafas segar
.
.
Perjalanaan kami tempuh kurang lebih memakan waktu 120 Menit ditemani guyuran Air hujan membuat jalan menjadi sangat lembab dan licin
Walau tidak lah seberapa jauh
Hanya kisaran setengah perjalanan ke komering
Namun cukup membuat ku khawatir dan deg-degan diperjalanan karna memang jalan yang cukup licin itu
.
Belum habis sebatang rokok pria yang berpakaian kumal tadi di bis laki2 perojok it meminta turun, aku melirik pria itu sembari menarik nafas lega Sebab dari tadi aroma bis sudah sesak penuh asap rokok
.
Kuintip selembar uang 5000 an diserahkannya pada kernet, ouh Rupamya jarak jauh dekat menentukan tarif ongkos, sebab yang ku tau dari mita untuk ongkos penuh dari palembang ke ulak kemang sebesar 15.000.
.
.
Saat perjalanan berlanjut naik lagi 3 remaja tanggung, di Bis kami
Salah satu dr mereka nampak menenteng ukulele semacam gitar kecil,
.
Logat yang digunakan pun tak begitu aku fahami
Pastinya mereka ini orang dekat sini
Mereka duduk tepat didepan ku bukan di kursi,
.
Sebab memang bangku sdh penuh dengan tumpukan barang
.
Belum sampai di ulak kemang 3 anak it minta turun
.
Lagi- lagi kuintip di muka bis mereka tengah berdebat dengan kernet bis yang meminta mereka membayaran 5.000/ orang
Sedang mereka hanya sanggup membayar 2000 saja/ orang.
.
Perjalanan berlanjut
Bis kembali hening
Hanya suara deru mesin bis yang terdengar
Sesampai di desa ulak kemang aku tidak langsung mampir ke tempat lely
Aku ikud kerumah mitha yang dipisahkan satu dusun dari dusun lely yaitu dusun keman
.
.
Tak sesuai rencana aku malah bermalam dikediaman mita karena mengingat rumah lely tentu dipenuhi keluarga mempelai pengantin
.
Dirumah mitha keluarganya sangat hangat
Sehangat sajian gulai kambingny
Yg membuatku nyaris tak terlelap tidur malam sebab leherku mendadak kaku kejang malam itu hingga pagi menjelang,
.
sebutir bodrek mampu membantu meredakan nyeri leherku it
.
.
Karena lama bermake up Ria
Pukul 9.30 kami baru beranjak menuju balai desa ulak kemang
Hujan mengguyur sebentar menambah keberkahan acara zuad dan walimah hari ini, terpancar aura bahagia diwajah sahabatku it begitupun ka dayat terlihat sangat antusias dan bahagia, hari itu
.
Saat hari menjelang sore sesuai rencana untuk kembali ke palembang mengingat senin harus kembali mengajar, namun tidak sesuai rencana rupanya tidak ada bis arah palembang pada pukul 2 sore lebih
Walhasil aku harus "nebeng" pada keluarga akak dayat yang juga akan pulang kepalembang sore kemarin
Saat di perjalanan pulang, pusing dan mual ku semakin menjadi
Saat didalam mobil coba kutahan sebisa mungkin
.
Kufikir Masa' sudah numpang, mau muntah2 an pula didalam mobil orang😅😅
Kupegang sekuat mungkin perutku agar jangan sampai muntah dimobil
Tak ada yang menyadari bahwa aku tengah berjuang melawan pusing dan mual sepanjang jalan dua jam an itu,
Sok kuat hingga wajahku pucat pasi
.
Kerongkongan rasanya penuh siap mengeluarkan isinya
Hingga aku sampai lagi dirumah baru pusing dan mual ku berangsur pulih
Bau bensin dan aroma mobil seringkali membuatku tidak menikmati perjalanan😔
.
.
.
Ouh iya untuk dik lely barakallah y sayang semoga berbahagia
Akhirnya finnaly happy ending y syg, smg menjadi pasangan yang senantiasa harmonis pasangan yg mampu membina sakinah mawaddah warohmah
Dari kami sahabat2 mu tersayang
Dik tina, dik nisa, lely, evan, mitha, nay DLL
Barakallahulaka wabaraka alaik wajama'a bainakumma fii khoir
#catatan zuad lely& akak dayat
#desa ulak kemang
#desa keman











Tidak ada komentar:
Posting Komentar