Kamis, 27 September 2018

*cahaya*

:..malam ini langit kembali mendung
gerimis kembali mengalir menggusur lembut dipipi
dingin membius aroma melati sejenak singgah menusuk hidung
aku bagai daun kering terseret angin
terombang ambing tak menentu
hingga akhirnya aku terlelap dalam diam
aku yang selalu jatuh dan bangkit
kini terbaring dalam getir
dalam penghujung helaan nafasku yang terakhir
bayangan yang memukau itu sempat hadir kembali
membuat semangatku yang telah tenggelam dan terdampar
seolah hadir kembali
meski berulang kali kujnjung maut
dan gempita malam yang gelap
seolah mengorek luka yang bernanah
berteman dada yang sesak aku berselimut mimpi

saat bulir bulir air mata kembali deras
isak tangis kuyakin tlah percuma
aku yang slalu memuaskan diri dengan bayang yang tinggal kenangan
sementara batinku berkecamuk pilu bersenandung namamu
dengan separuh nyawaku yang tergolek
dalam semangat yang tak kunjung redup
dengan pandangan nanar aku menatap sejarah yang berhiaskan cahaya
namamu kan ku pendam didada
sekalipun hadirmu hanya menjadi racun yang perlahan menggerogoti hidupku
namun semangat dalam doa ini tiada pernah terkikis waktu
meski hanya kecewa yang kan jadi teman sejatiku,,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar