Jumat, 01 Februari 2019

screnning MISSION HMI


MISSION HMI

A.   Pengertian


MISSION HMI

A.   Pengertian

Pengertian Mission: Tugas dan tanggung jawab yang diemban. Pengertian Mission HMI: tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Kader HMI.
Mission HMI: dua ide dasar kelahiran HMI (dua komitmen asasi) yakni:
1.    Mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia
2.    Mensyiarkan agama islam

Ide Pertama yaitu komitmen dan wawasan kebangsaan dan ide kedua yaitu komitmen dan wawasan keislaman/keummatan. Kesatuan dari kedua wawasan ini disebut wawasan integralistik, yakni cara pandang yang utuh melihat bangsa indonesia terhadap tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai warga negara dan umat islam Indonesia.
Rumusan mission HMI tergambar dalam tujuan HMI “Terbinanya insan akademis pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang dirido’i  Allah SWT (pasal 4 AD HMI).
Dan tujuan diatas dapat dirumuskan dalam 5 kualitas insan cita :
1.    Kualitas insan cita Akademis: Berpendidikan tinggi, berpengetahuan luas, mampu berfikir rasional, objektif dan kritis. Memiliki kemampuan teoritis, mampu merformulasikan apa yang diketahuinya.
2.    Kualitas insan cita pencipta: Sanggup melihat kemungkinan-kemungkinan, bersifat independen dan terbuka tidak isolatif, mampu melaksanakan kerja kemanusiaan yang disemangati ajaran islam.
3.    Kualitas insan cita pengabdi: Ikhlas mengamalkan ilmunya dan sanggub berkarya demi kepentingan orang banyak
4.    Kualitas insan cita bernafaskan islam: Islam telah menjiwai dan memberi pedoman pola pikir dan pola lakunya tanpa memakai merek islam, insan akan jadi pedoman dalam berkarya dan mencipta sejalan dengan mission Islam dengan demikian islam telah manifestasi dan menjiwai karya-karyanya. Ajaran islam telah membentuk unity of personality dalam dirinya.
5.    Kualitas insan cita yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridoi`hi Allah SWT: bahwa menurut arah jalan yang benar diperlukan adanya keberanian moral. Spontan dalam menghadapi tugas responsif dalam menghadapi permasalahan-permasalahan jauh dari sikap apatis. Rasa tanggung jawab dan rasa taqwa kepada Allah SWT. Percaya pada diri sendiri dan sadar akan kedudukanya sebagai Kholifah Fil`ard yang harus melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan

B.   Hakekat Keberadaan HMI.
  • HMI sebagai organisasi berstatus Mahasiswa (Pasal 7 AD HMI)
  • HMI sebagai organisasi berazaskan Islam (Pasal 3 AD HMI)
  • HMI sebagai organisasi bersifat Independen (Pasal 6 AD HMI) yaitu Independensi Etis & Organisatoris

          Menurut ciri-ciri kemahasiswaan. Ciri-ciri mahasiswa adalah:
1.    Ikhtiar
2.    Kritis dan analitis
3.    Rasional dan objektif
4.    Sistematis
HMI sebagai organisasi yang berazaskan islam, maka HMI sebagai organisasi yang berazaskan Islam adalah organisasi yang menghimpun mahasiswa yang beragama islam yang secara individu dan organisasi memiliki ciri-ciri ke-Islaman dan menjadikan Al-quran  sebagai sumber norma, sumber nilai, sumber inspirasi dan setiap aktivitas dan dinamika organisasi.
HMI sebagai organisasi yang bersifat Independen, maka Hmi yang bersifat Independen adalah watak organisasi yang selalu tunduk dan berorientasi kepada kebenaran, sehingga setiap kiprah individu dan dinamika organisasi dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara mempunyai pola pikir, pola sikap dan pola prilaku tidak terikat dan mengikatkan diri secara organisatoris dengan kepentingan atau organisasi apapun, sesuatu yang dilakukan tidak atas kehendak dan paksaan dari pihak lain.

Independensi Etis: sikap dan watak anggota HMI yg harus independent
Independensi organisatoris: Watak HMI/ organisasinya yang harus independent

Tujuan HMI
“Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yg bernafaskan Islam & bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yg diridhai Allah SWT” (Pasal 4 AD HMI)
Tujuan LK1
“Terbinanya kepribadian muslim yg berkualitas akademis dan sadar akan peran & fungsinya dalam organisasi serta bertanggungjawab sebagai kader umat dan bangsa”
Tujuan LK2

Tujuan LK3

Fungsi dan Peran Hmi:
HMI berfungsi sebagai organisasi kader (Pasal 8 AD HMI). Makna HMI sebagai organisasi yang berfungsi perkaderan adalah organisasi Mahasiswa yang beridentitaskan Islam yang melakukan perkaderan, dimana seluruh aktivitas yang dilakukan berorientasi kepada  proses kaderisasi, sehinga HMI berfungsi hanya dan selalu membentuk kader-kader Muslim, Intelektual yang Profesional.
HMI berperan sebagai organisasi perjuangan/sumber Insani Pembangunan (pasal 9 ADHMI), maka HMI berperan sebagai Insani Pembangunan bangsa adalah dengan fungsinya sebagai organisasi kader, selalu melakukan dan membentuk kader bangsa yang muslim, Intelektual, dan profesional, karena seluruh kader HMI di tujukan untuk kepentingan bangsa secara keseluruhan, sehingga para insan Kader HMI siap dan dapat di manfaatkan oleh seluruh golongan yang ada di tengah-tengah masyarakat selagi tujuannya tidak bertentangan dengan mission HMI .

Hubungan Mission secara Integral
Hubungan antara identitas, azas, tujuan, sifat, status, fungsi dan peran HMI secara Integral adalah dimaksudkan dalam pencapaian dan memperjuangkan Mission HMI secara utuh dan menyeluruh satu sama lain bersifat saling berpengaruh dan menentukan yang tidak di paksa-paksakan.

5 Doktrin Perjuangan HMI
  1. Pemikiran keIndonesiaan dan keIslaman HMI 1947
  2. Tafsir Tujuan HMI 1971
  3. Tafsir Independen HMI 1971
  4. Tafsir Azas HMI 1999
  5. NDP 1969, NIK 1986, NDP 1999

TRI DARMA PERGURUAN TINGGI
·         Pendidikan
·         Penelitian
·         Pengabdian

Anggota hmi ada 3:
  • Anggota muda
  • Anggota biasa
  • Anggota kehormatan



Pengertian Mission: Tugas dan tanggung jawab yang diemban. Pengertian Mission HMI: tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Kader HMI.
Mission HMI: dua ide dasar kelahiran HMI (dua komitmen asasi) yakni:
1.    Mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia
2.    Mensyiarkan agama islam

Ide Pertama yaitu komitmen dan wawasan kebangsaan dan ide kedua yaitu komitmen dan wawasan keislaman/keummatan. Kesatuan dari kedua wawasan ini disebut wawasan integralistik, yakni cara pandang yang utuh melihat bangsa indonesia terhadap tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai warga negara dan umat islam Indonesia.
Rumusan mission HMI tergambar dalam tujuan HMI “Terbinanya insan akademis pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang dirido’i  Allah SWT (pasal 4 AD HMI).
Dan tujuan diatas dapat dirumuskan dalam 5 kualitas insan cita :
1.    Kualitas insan cita Akademis: Berpendidikan tinggi, berpengetahuan luas, mampu berfikir rasional, objektif dan kritis. Memiliki kemampuan teoritis, mampu merformulasikan apa yang diketahuinya.
2.    Kualitas insan cita pencipta: Sanggup melihat kemungkinan-kemungkinan, bersifat independen dan terbuka tidak isolatif, mampu melaksanakan kerja kemanusiaan yang disemangati ajaran islam.
3.    Kualitas insan cita pengabdi: Ikhlas mengamalkan ilmunya dan sanggub berkarya demi kepentingan orang banyak
4.    Kualitas insan cita bernafaskan islam: Islam telah menjiwai dan memberi pedoman pola pikir dan pola lakunya tanpa memakai merek islam, insan akan jadi pedoman dalam berkarya dan mencipta sejalan dengan mission Islam dengan demikian islam telah manifestasi dan menjiwai karya-karyanya. Ajaran islam telah membentuk unity of personality dalam dirinya.
5.    Kualitas insan cita yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridoi`hi Allah SWT: bahwa menurut arah jalan yang benar diperlukan adanya keberanian moral. Spontan dalam menghadapi tugas responsif dalam menghadapi permasalahan-permasalahan jauh dari sikap apatis. Rasa tanggung jawab dan rasa taqwa kepada Allah SWT. Percaya pada diri sendiri dan sadar akan kedudukanya sebagai Kholifah Fil`ard yang harus melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan

B.   Hakekat Keberadaan HMI.
  • HMI sebagai organisasi berstatus Mahasiswa (Pasal 7 AD HMI)
  • HMI sebagai organisasi berazaskan Islam (Pasal 3 AD HMI)
  • HMI sebagai organisasi bersifat Independen (Pasal 6 AD HMI) yaitu Independensi Etis & Organisatoris

          Menurut ciri-ciri kemahasiswaan. Ciri-ciri mahasiswa adalah:
1.    Ikhtiar
2.    Kritis dan analitis
3.    Rasional dan objektif
4.    Sistematis
HMI sebagai organisasi yang berazaskan islam, maka HMI sebagai organisasi yang berazaskan Islam adalah organisasi yang menghimpun mahasiswa yang beragama islam yang secara individu dan organisasi memiliki ciri-ciri ke-Islaman dan menjadikan Al-quran  sebagai sumber norma, sumber nilai, sumber inspirasi dan setiap aktivitas dan dinamika organisasi.
HMI sebagai organisasi yang bersifat Independen, maka Hmi yang bersifat Independen adalah watak organisasi yang selalu tunduk dan berorientasi kepada kebenaran, sehingga setiap kiprah individu dan dinamika organisasi dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara mempunyai pola pikir, pola sikap dan pola prilaku tidak terikat dan mengikatkan diri secara organisatoris dengan kepentingan atau organisasi apapun, sesuatu yang dilakukan tidak atas kehendak dan paksaan dari pihak lain.

Independensi Etis: sikap dan watak anggota HMI yg harus independent
Independensi organisatoris: Watak HMI/ organisasinya yang harus independent

Tujuan HMI
“Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yg bernafaskan Islam & bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yg diridhai Allah SWT” (Pasal 4 AD HMI)
Tujuan LK1
“Terbinanya kepribadian muslim yg berkualitas akademis dan sadar akan peran & fungsinya dalam organisasi serta bertanggungjawab sebagai kader umat dan bangsa”
Tujuan LK2

Tujuan LK3

Fungsi dan Peran Hmi:
HMI berfungsi sebagai organisasi kader (Pasal 8 AD HMI). Makna HMI sebagai organisasi yang berfungsi perkaderan adalah organisasi Mahasiswa yang beridentitaskan Islam yang melakukan perkaderan, dimana seluruh aktivitas yang dilakukan berorientasi kepada  proses kaderisasi, sehinga HMI berfungsi hanya dan selalu membentuk kader-kader Muslim, Intelektual yang Profesional.
HMI berperan sebagai organisasi perjuangan/sumber Insani Pembangunan (pasal 9 ADHMI), maka HMI berperan sebagai Insani Pembangunan bangsa adalah dengan fungsinya sebagai organisasi kader, selalu melakukan dan membentuk kader bangsa yang muslim, Intelektual, dan profesional, karena seluruh kader HMI di tujukan untuk kepentingan bangsa secara keseluruhan, sehingga para insan Kader HMI siap dan dapat di manfaatkan oleh seluruh golongan yang ada di tengah-tengah masyarakat selagi tujuannya tidak bertentangan dengan mission HMI .

Hubungan Mission secara Integral
Hubungan antara identitas, azas, tujuan, sifat, status, fungsi dan peran HMI secara Integral adalah dimaksudkan dalam pencapaian dan memperjuangkan Mission HMI secara utuh dan menyeluruh satu sama lain bersifat saling berpengaruh dan menentukan yang tidak di paksa-paksakan.

5 Doktrin Perjuangan HMI
  1. Pemikiran keIndonesiaan dan keIslaman HMI 1947
  2. Tafsir Tujuan HMI 1971
  3. Tafsir Independen HMI 1971
  4. Tafsir Azas HMI 1999
  5. NDP 1969, NIK 1986, NDP 1999

TRI DARMA PERGURUAN TINGGI
·         Pendidikan
·         Penelitian
·         Pengabdian

Anggota hmi ada 3:
  • Anggota muda
  • Anggota biasa
  • Anggota kehormatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar